Pak Lativi

Konsep-Konsep Pokok Dalam Manajemen Kurikulum

Pengetian Kurikulum

Kata “Kurikulum” didalam bahasa Inggris adalah curriculum. Menurut riwayatnya, pemunculan istilah “Kurikulum” sudah dimulai sejak jaman kejayaan Athena atau Yunani sebagai negara asal sejarah olahraga. Pada waktu itu, kurikulum menunjuk pada pengertian “jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari dari garis start sampai garis finish”.

Berbagai buku memuat pengertian kurikulum dengan rumusan yang berbeda-beda, yang inti pengertianyapun berbeda. pengertian kurikulum yang paling luas untuk sementara sebagaimana definisi yang telah dikemukakan oleh J. Galen Saylor dan William M. Alexander dalam buku “Curriculum Planning For Better Teaching and Learning” yakni kurikulum adalah segala usaha sekolah untuk mempengaruhi anak yang sedang belajar, tidak terikat pada tempat karena dapat terjadi diruang kelas, dihalaman sekolah, atau diluar sekolah.


Kurikulum dirancang sedemikian rupa sebagai upaya untuk mempengaruhi perilaku siswa atau yang biasa dikenal dengan kurikuler dan ekstrakurikuler. Namun sejatinya ada juga kurikulum yang tidak dirancang tetapi berpengaruh terhadap siswa. Kurikulum tersebut dikenal dengan istilah “kurikulum tersembunyi” (hidden curriculum) yang ujudnya dapat berasal dari manusia maupun lingkungan sekitar sekolah.

Pengertian Pengembangan Kurikulum

Untuk menyiapkan lulusan yang mampu hidup dimasyarakat maka kurikulum hendaknya senantiasa dibuat mengikuti perkembangan dan kebutuhan masyarakat, jadi kurikulum tidak mungkin statis melainkan harus dinamis mengikuti kebutuhan masayarakat dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ada lima jenis perubahan yang dapat terjadi dalam pengembangan kurikulum yaitu :
  1. Subtitusi, yaitu perubahan kurikulum hanya mengubah sarana pendukung saja, misalkan dengan mengganti materi atau buku sumber belajar 
  2. Alterasi, yaitu perubahan kurikulum menyangkut pengelolaan atau pengaturan pembelajaran, misalnya dengan mengubah alokasi waktu belajar. 
  3. Variasi, yaitu perubahan kurikulum dalam implementasi pembelajaran dikelas, misalkan dengan mengubah metode mengajar yang sekiranya lebih tepat. 
  4. Restrukturisasi, yaitu perubahan kurikulum yang menyangkut lebih banyak hal dibandingkan dengan alterasi maupun variasi. 
  5. Orientasi Baru, yaitu perubahan kurikulum secara besar-besaran, bukan hanya materi yang diajarkan tetapi menyeluruh karena adanya tuntutan negara dengan adanya kebijakan baru.

Pengertian Manajemen Kurikulum

Manajemen kurikulum adalah penerapan jenis kegiatan dan fungsi manajemen dalam kurikulum. Adapun Jenis kegiatan manajemen meliputi 5 W + 1 H yakni What, Why, When, Where, Who, and How.
1) What : Apa materi yang diajarkan
2) Why : Mengapa materi itu diajarkan
3) When : Kapan atau berapa lama diajarkan
4) Where : dimana materi itu diajarkan
5) Who : Siapa yang mengajarkan materi tersebut
6) How : Bagaimana cara mengajarkan materi tersebut

Fungsi manajemen kurikulum

Fungsi manajemen yang lengkap ada enam, meliputi Perencanaan, Pengorganisasian, Pengarahan, Pengkordinasian, Pengkomunikasian, dan Evaluasi. Namu dari ke-enam fungsi tersebut ada tiga yang menjadi inti dari fungsi manajemen :
1) Perencanaan (Planning)
2) Pelaksanaan (Actuating atau Implementing)
3) Evaluasi (Evaluating)

Semoga catatan tentang Konsep-Konsep Pokok Dalam Manajemen Kurikulum ini ada manfaatnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Konsep-Konsep Pokok Dalam Manajemen Kurikulum"

Posting Komentar