Makna Kesaktian Pancasila Bagi Generasi Jaman Now

Hari Kesaktian Pancasila selalu diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 153 Tahun 1967 tentang Hari Kesaktian Pancasila. Surat keputusan ini disahkan oleh Soeharto yang saat itu menjabat sebagai presiden Republik Indonesia. Dengan adanya penetapan ini, diharapkan keyakinan akan kebenaran serta kesaktian Pancasila sebagai pandangan hidup yang dapat mempersatukan seluruh negara, bangsa, dan rakyat Indonesia semakin kuat. 

Makna Kesaktian Pancasila Bagi Generasi Jaman Now

Sejarah Singkat Penetapan Hari Kesaktian Pancasila 
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak bisa dilepaskan dari peristiwa G30S/PKI. Hal tersebut karena peristiwa G30S/PKI menjadi cikal bakal pengukuhan atas kesaktian Pancasila.

Pada tanggal 30 September 1965 beredar kabar bahwa PKI berusaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis. Pada hari itu, enam jenderal dan satu kapten dijemput paksa dan dibunuh. Gerakan ini pada akhirnya diredam oleh otoritas militer Indonesia. Keberhasilan ini membuktikan bahwa Pancasila adalah ideologi yang paling sesuai untuk bangsa Indonesia.

Penghapusan ideologi komunisme di Indonesia kemudian dikukuhkan dengan penetapan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila pada 27 September 1967.
 
Sudahkah Pancasila Dijadikan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia?
Pancasila telah ditetapkan sebagai ideologi bangsa Indonesia sejak 18 Agustus 1945. Sayangnya, sebagai ideologi bangsa, nilai-nilai Pancasila belum benar-benar menjadi sistem kognitif dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam ranah kultur, politik, maupun sosial. Masyarakat Indonesia seharusnya mengamalkan nilai-nilai ketuhanan saat bekerja demi kemanusiaan yang adil dan beradab. Tetapi pada kenyataannya, masyarakat masih mementingkan diri sendiri serta belum mendahulukan kemanusiaan dan keadilan sosial.

Lebih lanjut lagi, Pancasila seharusnya menjadi norma dasar negara yang melandasi pembentukan konstitusi dan hukum. Namun pada pelaksaannya, Pancasila masih sering dilupakan saat pembentukan konstitusi. Pancasila seharusnya menjadi landasan utama organisasi kemasyarakatan di Indonesia, akan tetapi masih banyak organisasi kemasyarakatan yang belum menerima Pancasila sebagai landasannya dan bersikukuh dengan landasan golongan masing-masing.

Memaknai Hari Kesaktian Pancasila
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila saat ini diharapkan menjadi titik di mana masyarakat semakin memperkokoh Pancasila sebagai ideologi bangsa. Kesaktian Pancasila sebagai ideologi bangsa lebih dipahami dan dimaknai secara ilmiah, tidak lagi dimaknai secara mistis seperti pada masa orde baru. Pada kenyataannya, Pancasila memenuhi syarat-syarat sebagai ilmu pengetahuan. Terlebih lagi, kajian mengenai Pancasila hingga saat ini terus terbuka agar ada interpretasi baru untuk memperoleh makna terdalam dari sila-sila Pancasila.

Nilai-nilai Pancasila yang telah dimaknai secara ilmiah ini kemudian harus benar-benar dibenamkan ke dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pancasila dijadikan sebagai pedoman bertingkah laku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Produk-produk perundangan harus selalu konsisten dengan Pancasila. Pemerintah juga harus sungguh-sungguh dan konsekuen menjadikan Pancasila sebagai rujukan pembuatan kebijakan pembangunan.

Di era jaman now ini, masyarakat sering tidak sadar saat ideologi-ideologi negatif seperti materialisme, hedonisme, dan konsumerisme telah menjadi pandangan hidupnya. Di sinilah nilai-nilai Pancasila yang luhur harus menunjukkan kesaktiannya sebagai ideologi bangsa.

Masyarakat harus memiliki prinsip-prinsip hidup yang kokoh dan memiliki orientasi hidup jelas dalam bersikap dan berperilaku sehingga tidak terombang-ambing arus global. Pandangan hidup, sikap, dan gaya hidup juga harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian budaya bangsa.
 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Makna Kesaktian Pancasila Bagi Generasi Jaman Now"

Posting Komentar